Pernahkah kamu bangun di tengah malam oleh mimpi buruk?
Buruk karena dia –yang tak boleh disebut namanya saking inginnya kamu lupakan—kembali hadir tanpa permisi?
Pernahkah kamu ingin berteriak ketika kamu sedang sibuk-sibuknya dan tiba-tiba bayangan si dia—yang tak boleh disebut namanya saking inginnya kamu lupakan—
tiba-tiba melintas di pikiranmu bersama semua kenangan yang ingin kamu buang jauh?
Pernahkah kamu bertemu dengan orang yang mirip banget dengan dia—yang tak boleh disebut namanya saking inginnya kamu lupakan—entah fisiknya, cara bicaranya- cara berfikirnya; caranya tertawa, lalu menangis karena merindukan momen indah kalian?
Pernahkah kamu berfikir untuk mengganti email/no. ponsel dsb, karena kamu tidak ingin si—dia yang tak boleh disebut namanya saking inginnya kamu lupakan—kembali hadir dan merusak hari-hari indahmu yang tlah kembali?
Pernahkan kamu berfikir ingin mencekik pacar baru si mantan ketika dia menggandeng mesra tangan si—dia yang tak boleh disebut namanya saking inginnya kamu lupakan—di depan matamu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar