Jumat, 19 September 2008

Tindihan itu ternyata....


Pernah tindihan? Merasa sesak nafas dan tidak bisa bergerak sama sekali sewaktu tidur? Jangankan minta tolong, bernafas saja sulitnya luar biasa. Bahkan dalam keadaan menyiksa itu, mata sempat-sempatnya berhalusinasi melihat bayangan hitam di sekitar tempat tidur? Saya pernah. Sering malah. Suatu malam, saya mengalaminya dan melihat bayangan hitam. Kalau kalian ingat tokoh tersangka dalam Conan ketika misteri kasusnya belum terungkap? Saya melihat bayangan hitam seperti itu.

Ternyata tindihan ini ada penjelasan medisnya. Bukan sekadar mitos diganggu makhluk halus. Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak nafas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak disebut Sleep Paralysis alias tidur lumpuh. Sleep Paralysis ini bisa terjada pada siapa saja. Sleep Paralysis terjadi dalam hitungan detik hingga menit. Di dunia barat sendiri, sleep paralysis ini disebut mimpi buruk inkubus atau old hag.

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis adalah sejenis halusinasi karena adanya malafungsi tidur di tahap Rapid Eye Movement (REM).

Untuk info saja, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam empat tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dn tahap REM. Pada tahap REM inilah mimpi terjadi.

Katanya lagi nih, saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap palin ringan lansung melompat ke mimpi (REM). Nah, ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa digerakkan. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang merupkan ciri khas dari mimpi.

Selain karena kurang tidur dan tubuh terlalu lelah, sleep paralysis bisa juga terjadi akibat sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Timbullah stress dan terbawa ke dalam mimpi.

Meski biasa terjadi, sleep paralysis ini ternyata tidak bisa diremehkan. Gangguan ini patut diwaspadai karena sleep paralysis bisa juga merupakn pertanda sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi bahkan narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk-ingat narcolepsy yang di alami Fahri Albar dalam film Kala?).

Jika kalian termasuk yang sering mengalami sleep paralysis ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur karena ini akan membantu untuk mengetahui penyebabnya. Jika memang karena kelelahan, tentunya pola tidur perlu diatur lagi dan sebaiknya lebih banyak istirahat.




Mitos Sleep Paralysis Berbagai Negara


• Di budaya Afro Amerika, ganguan tidur ini disebut the devil riding your back.

• Di Budaya China, disebut gui ya shen alias hantu yang menekan tubuh seseorang

• Di Budaya Meksiko, disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal pada seseorang.

• Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi mahluk halus menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.

• Di budaya Islandia, disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang berusaha membuat orang sesak nafas dan mati lemas.

• Di budaya Turki, disebut karabasan, dipercaya sebagai mahluk yang menyerang otrang dikala tidur dan mengambil nafasnya.

• Di budaya Jepang, disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang yang dikat mahluk halus

• Di budaya Vietnam,, disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya ganguan ini terjadi karena mahluk halus merasuki tubuh seseorang.

• Di budaya Hungaria, disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir) . Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehinagga kejadian ini diartikan sebagai tekanan yang dilakukan ioleh mahluk halus di saat orang tidur.

• Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak mengganggu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis.



Sumber: Esma Dwi Kusumastuti : Majalah CHIC No. 19. 10-24 September 2008








Tidak ada komentar: