"Menjadi blogger itu baik untuk kesehatan dan keseimbangan jiwa"
Begitu yang aku baca di salah satu blog milik Mba Venus .Aku sangat mendukung statement di atas. Bagaimana tidak, menjadi bloger terbukti ampuh untuk menenangkan pikiran. Menjadi blogger bisa membuat seseorang berani mengungkapkan segala unek-unek yang kalau dipendam bisa menyebabkan stres berkepanjangan, bahkan bisa menyebabkan 3S, Stres-Strooke-Selesai (setidaknya bagiku)
Mungkin memang fitrah manusia butuh tempat berbagi. Apalagi ketika sedang dikerubuti pekerjaan yang datang tak ada habis-habisnya. Dari survey terhadap diriku sendiri, ngeblog ternyata bisa menyegarkan otak, menyuntikkan semangat dan tenaga baru untuk bisa menyelesaikan pekerjaan sekaligus sedikit bernafas dari rutinitas yang monoton tiap harinya.(Kalian pasti setuju dengan pernyataan ini kannnnnn?Bilang iya..bilang iya)
Asal jangan keasyikan aja sampai lupa pada pekerjaan yang deadlinenya dua jam kemudian
Ngeblog juga bisa mengubah mood yang lagi sedih menjadi ceria lagi. Seperti kemarin, hanya karena mendengar kabar tentang dia-yang-tak-boleh-disebut-namanya-saja bisa membuatku limbung dan sedih luar biasa. (kalau penasaram baca postingan tentang Voldermort sebelumnya disini). Gara-garanya salah seorang teman nun jauh diseberang menanyakan kabarnya. Bayangkan, hanya membaca namanya dilayar ponselku saja bisa membuat benteng pertahananku roboh. Padahal aku sudah berjanji pada diri sendiri untukt, tidak membuang air mataku sia-sia untuk dia-yang-tak-boleh-disebut-namanya- itu. Shock juga menyadari karena ternyata aku belum sepenuhnya 'sembuh' dari mantra sihir yang pernah Voldemort ciptakan untukku.
Jika aku sedang tidak di kantor dan tidak mengingat ini bulan puasa, saat kita harus bisa mengendalikan emosi dan perasaan apapun terjadi, mungkin saya sudah melampiaskan nafsu ingin menangis sepuasnya
. Tapi ternyata aku aku tak cukup kuat. Akhirnya aku ke mushola kantor dan berusaha "menenangkan diri" di sana.
Setelah puas, aku kembali ke ruanganku dan memutuskan untuk ngenet ria dan curhat abis dengan teman di YM.
Dan, beberapa saat setelah aku berselancar di dunia maya,aku merasa jauh lebih baik. Apalagi membaca postingan sahabat-sahabat di MP. Belum lagi membaca komentar-komentar yang gokil teantang postingan itu. Walau 90% dari komentar itu rada-rada tidak nyambung bahkan cenderung keluar dari konteks yang sebenarnya, tapi aku pikir justru di situlah letak fun-nya. Akhirnya aku tersenyum lagi bahkan lupa sama sekali kalau aku baru saja menangis ;p
P.S.La Tahzan, just share and you will feel better
Begitu yang aku baca di salah satu blog milik Mba Venus .Aku sangat mendukung statement di atas. Bagaimana tidak, menjadi bloger terbukti ampuh untuk menenangkan pikiran. Menjadi blogger bisa membuat seseorang berani mengungkapkan segala unek-unek yang kalau dipendam bisa menyebabkan stres berkepanjangan, bahkan bisa menyebabkan 3S, Stres-Strooke-Selesai (setidaknya bagiku)
Mungkin memang fitrah manusia butuh tempat berbagi. Apalagi ketika sedang dikerubuti pekerjaan yang datang tak ada habis-habisnya. Dari survey terhadap diriku sendiri, ngeblog ternyata bisa menyegarkan otak, menyuntikkan semangat dan tenaga baru untuk bisa menyelesaikan pekerjaan sekaligus sedikit bernafas dari rutinitas yang monoton tiap harinya.(Kalian pasti setuju dengan pernyataan ini kannnnnn?Bilang iya..bilang iya)
Asal jangan keasyikan aja sampai lupa pada pekerjaan yang deadlinenya dua jam kemudian
Ngeblog juga bisa mengubah mood yang lagi sedih menjadi ceria lagi. Seperti kemarin, hanya karena mendengar kabar tentang dia-yang-tak-boleh-disebut-namanya-saja bisa membuatku limbung dan sedih luar biasa. (kalau penasaram baca postingan tentang Voldermort sebelumnya disini). Gara-garanya salah seorang teman nun jauh diseberang menanyakan kabarnya. Bayangkan, hanya membaca namanya dilayar ponselku saja bisa membuat benteng pertahananku roboh. Padahal aku sudah berjanji pada diri sendiri untukt, tidak membuang air mataku sia-sia untuk dia-yang-tak-boleh-disebut-namanya- itu. Shock juga menyadari karena ternyata aku belum sepenuhnya 'sembuh' dari mantra sihir yang pernah Voldemort ciptakan untukku.
Jika aku sedang tidak di kantor dan tidak mengingat ini bulan puasa, saat kita harus bisa mengendalikan emosi dan perasaan apapun terjadi, mungkin saya sudah melampiaskan nafsu ingin menangis sepuasnya
Setelah puas, aku kembali ke ruanganku dan memutuskan untuk ngenet ria dan curhat abis dengan teman di YM.
Dan, beberapa saat setelah aku berselancar di dunia maya,aku merasa jauh lebih baik. Apalagi membaca postingan sahabat-sahabat di MP. Belum lagi membaca komentar-komentar yang gokil teantang postingan itu. Walau 90% dari komentar itu rada-rada tidak nyambung bahkan cenderung keluar dari konteks yang sebenarnya, tapi aku pikir justru di situlah letak fun-nya. Akhirnya aku tersenyum lagi bahkan lupa sama sekali kalau aku baru saja menangis ;p
P.S.La Tahzan, just share and you will feel better
Tidak ada komentar:
Posting Komentar