Kenapa ya, saat sakit-sakit begini, tiba-tiba rindu banget ama keluarga. Tapi sudahlah, toh tidak lama lagi (InsyaAllah) aku kan segera bertemu mereka.
Akhirnya, salah satu upaya membuat diri nyaman, I did guilty pleasure,
"Hoodwinked" sih udah film lama, releasenya tahun 2005. Tapi, secara daerahku itu remote banget and far from the touch alias jauh dari peradaban, film itu baru nyampe deh (Bayangkan, butuh waktu bertahun-tahun! DRAMATISASI!)
Back to the movie, Hoodwinked itu adalah sebuah film animasi. Kalau mau jujur salah satu hal yang kukagumi dari dunia barat adalah dunia perfilmannya (maaf jika terdengar berlebihan dan mengundang ketidaksetujuan kalian). Tentunya kekaguman yang berpadu dengan ketidaksukaan terhadap pemikiran yang sekuler dan kapitalis serta hedonistic mereka. Aku sangat mengangumi film-film yang menunjukkan kedigdayaan mereka, terutama film animasi mereka. Mereka dengan Warnes Bros-nya, atau apalah, yang jelas I love their work. Meskipun dari sebagian besar karya perfilman mereka sarat dengan dogma-dogma pemikiran barat dan’misi terselubung” tetap saja they has something. And I wish Indonesia movie will able to show their qualities (I hope Laskar Pelangi The Movie could meet the criteria, amin). Lihat di sini untuk reviewnya yaaaa (tentunya versi Dharmala Majid dong, hehehehe, GAYA!)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar