Dan setiap moment Qurban datang, aku selalu terpekur. Betapa aku sadar bahwa aku belum memiliki cinta sebesar itu. Cinta Rabi'ah Al adawiah, Cinta Jalaluddin Rumi, cinta para kaum sufi terhadap Ilah.Apalagi cinta Nabi Ibrahim. Aku masih begitu mencintai dunia. Aku masih menghamba pada gemerlapnya. Entah sampai kapan. Mungkin pula pada saat Malaikat maut mendatangiku. Dan semuanya sudah terlambat.
Astagfirullah, ampuni aku Ya Rabb. Aku belum mampu mencintaimu seperti mereka.
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1429 H
SEMOGA ALLAH BERKENAN MENUMBUHSUBURKAN CINTA KITA PADA-NYA. AMIN
P.S.Sapi Qurban yang tadi pagi ngamuk di seputaran Sudirman, kayaknya mau keliling Jakarta dulu deh dengan busway
Tidak ada komentar:
Posting Komentar