Rabu, 08 Oktober 2008

Ini Cinta Ini Bodoh

Well, sebenarnya males banget bahas topik yang satu ini. Entahlah mungkin karena dah kadung mati rasa, muak, mual dengan segala hal yang berbau cinta...apalagi cinta antara dua orang. seperti yang selalu diagung-agungkan oleh sinetron dan dunia perfilman kita hampir di semua stasiun televisi akhir-akhir ini. Seolah hidup ini hanya cinta dan cinta saja.Cape deehhhh...
Bukan karena baru patah hati saya menjadi apatis seperti ini, bukan pula karena hati terlanjur beku (halah). Tapi saya hanya tak habis pikir. Mengapa begitu banyak orang yang harus menjadi orang bodoh karena satu hal ini (saya termasuk salah satunya ).Bahkan sampai muncul tagline" kala jatuh cinta orang melakukan begitu banyak kebodohan". Memang, logika tak akan pernah bertemu kata sepakat dengan hati ketika virus merah jambu ini menyerang syaraf.
Tapi sudahlah. Saya bukannya mau berpanjang lebar menguraikan tentang cinta, karena saya tahu pasti, cinta bukan benda asing lagi,sobat MP pasti dah paham banget.
So, kenapa cinta dan cinta lagi?
Begini ceritanya..
Kemarin waktu di Makassar, saya ketemu seseorang. Orangnya baik banget. Kita langsung klop gitu deh. Trus dia ngajak saya jalan-jalan ke Losari (dan sialnya HP saya lowbat, so ga bisa foto-foto sightseeing Losari kala senja , padahal besoknya sudah harus balik ke Palangkaraya).
Singkat cerita dia curhat masalah mantan pacarnya yang baru merit, orang yang membuat dia menginjakkan kaki dan kuliah di Makassar.Dari ceritanya saya jadi tahu bahwa ketika seorang pria terlanjur sayang pada seseorang, akan susah baginya untuk melepaskan orang yang disayanginya itu.
Ingatan saya lalu melayang ketika drama seri Taiwan "Meteor Garden" dan F4 lagi booming , ingat pada tokoh yang diperankan oleh Jerry Yan, seorang laki-laki yang begitu sayang pada kekasihnya di tengah-tengah sifatnya yang kasar dan tak terkendali.

Keyakinan saya itu ditambah lagi dengan banyak cerita teman-teman jauh-jauh hari sebelumnya. Begitu banyak di antara mereka yang susah menerima kenyataan ketika harus dikhianati dan ditinggalkan oleh wanita. Padahal selama ini, saya selalu mengklaim pria sebagai mahluk yang tak berperasaan, sering menyakiti wanita,selingkuh seenaknya, suka main hati, bla..blaa serta begitu banyak gelar negatif lainnya.(Meskipun banyak juga wanita berperilaku tak kalah nyeleneh).

Ternyata, mereka cukup susah bangkit lagi ketika patah hati (maaf bagi yang tidak setuju).
Dan salah satu bentuk pelarian menurut saya , ya dengan memacari banyak perempuan.

Selama ini, saya berpikir, perempuan begitu lemah, selalu bisa dibodohi oleh cinta. Lalu ketika patah hati merasa terpuruk dan tak berharga.
Tapi ternyata, rata-rata perempuan lebih cepat pulihnya ketika patah hati ketimbang laki-laki.(survey kecil-kecilan di lingkungan sekitar )
Mereka lebih cepat move on dan mulai melangkah lagi.Tapi pria butuh waktu bertahun-tahun untuk sembuh, benar-benar move on dan bisa membuka hati lagi.Fiuhh.

Terkadang saya berfikir dunia ini timpang. Berat sebelah.
Betapa tidak, Di satu sisi ada seseorang yang begitu setianya pada kekasihnya, tapi kemudian dikhianati
di sisi lain ada orang yang begitu mudahnya mendua tanpa merasa bersalah sedikitpun.
Mengapa kita jadi bodoh karena cinta?
Sudahlah, saya hanya meracau saja.(Dr.MR)


Tidak ada komentar: